Salah satu data statistik yang paling banyak menarik perhatian para pengamat dan akademisi adalah data tentang statistik produksi padi. Sebagaimana diketahui, padi merupakan komoditi utama yang ditanam oleh petani. Mayoritas penduduk Indonesia yang merupakan konsumen utama beras, produk turunan dari padi, membuat data statistik yang berkaitan dengan padi menjadi sesuatu yang dipelototi banyak pihak.
Sebagai produk utama sektor pertanian, segala upaya dan program telah disusun dan diimplementasikan dengan tujuan akhir meningkatkan produksi padi. Semenjak rezim Jokowi-JK resmi memegang tampuk pemerintahan, sejak itu pula gebrakan-gebrakan dan program di sektor pertanian, utamanya tanaman pangan, dilakukan secara masif dengan tujuan utama bermuara pada tercapainya swasembada pangan.
Lantas bagaimana sebenarnya capaian produksi padi di Kecamatan Nawangan dan di Kabupaten Pacitan? Data statistik yang dikompilasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan dari Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan menjawab hal tersebut. Mari kita ulas satu per satu ya..
Luas Tanam, Luas Panen, Produktivitas dan Produksi Padi Kabupaten Pacitan
Sebagai mata pencaharian utama masyarakat, sebagaimana di wilayah kabupaten lain, pertanian tanaman pangan utamanya padi merupakan sektor strategis. Mengapa? Tentu saja karena hal tersebut berkaitan erat dengan ketahanan pangan suatu wilayah.
Dalam kurun waktu 2010-2014, kondisi pertanian tanaman padi tergambar dalam grafik 1.
Dalam kurun waktu 2010-2014, kondisi pertanian tanaman padi tergambar dalam grafik 1.
