statistiknawangan.tk- Statistik jumlah pengangguran merupakan salah satu data yang dibutuhkan dalam melihat keberhasilan pemerintah dalam hal penyediaan lapangan kerja. Ketika kita membaca atau mendengar berita yang berkaitan dengan angka pengangguran, yang muncul dalam pikiran kita adalah jumlah orang yang tidak punya pekerjaan atau tidak berpenghasilan. Misal, jumlah pengangguran tahun 2014 yang mencapai 7 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (baca juga: 7 Juta Orang Masih Menganggur).
Apa sebenarnya definisi pengangguran dan bagaimana cara
menghitungnya? Tulisan ini mencoba menjelaskan perihal statistik angka
pengangguran yang digunakan di Indonesia.
Konsep dan Definisi Pengangguran
Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI), pengangguran didefinisikan sebagai orang yang tidak
bekerja atau tidak melakukan apa-apa. Dalam penghitungan statistik pengangguran
di Indonesia yang dilakukan oleh BPS -lembaga resmi pemerintah yang ditugaskan
menyediakan data statistik- mengacu kepada Labour Force Framework.
Framework ini merupakan rekomendasi PBB yang juga digunakan oleh banyak negara
didunia. Dengan menggunakan framework ini, diharapkan keterbandingan antar
negara bisa didapatkan. Dalam framework ini, batas bawah umur (economically
active population) yang digunakan adalah 15 tahun.
Sebelum membahas pengangguran, ada beberapa konsep definisi
ketenagakerjaan yang perlu dipahami antara lain Penduduk Usia Kerja (PUK),
Angkatan Kerja, Bukan Angkatan Kerja, bekerja dan
pengangguran.
Dari diagram ketenagakerjaan di atas, terlebih dahulu
dihitung Penduduk Usia Kerja (PUK), yaitu penduduk yang berusia 15 tahun
keatas. Selanjutnya, dari PUK akan dihitung jumlah Angkatan Kerja (AK) dan Bukan
Angkatan Kerja.
Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15+) yang
pada seminggu yang lalu (periode survei) bekerja, punya pekerjaan tetapi
sementara tidak bekerja (cuti), sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan
usaha, sudah punya diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja, dan mereka yang
tidak bekerja tetapi merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan (putus asa).
Bukan Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15+)
yang pada seminggu yang lalu (periode survei) tidak bekerja karena bersekolah,
mengurus rumah tangga atau melakukan kegiatan lainnya.
Definisi Bekerja yang digunakan adalah kondisi
sedang bekerja atau mempunyai pekerjaan tetapi sedang cuti/ berhenti
sementara. Konsep bekerja yang digunakan sebagaimana yang sudah
direkomendasikan oleh PBB yaitu, kegiatan dalam rangka mencari penghasilan atau
membantu mencari penghasilan yang dilakukan selama minimal 1 jam berturut-turut
atau mempunyai pekerjaan tetapi sedang cuti/ berhenti sementara. Penekanan dalam
konsep ini adalah kegiatan harus dilakukan minimal selama 1 jam berturut-turut
tanpa putus.
Sementara Pengangguran didefinisikan sebagai penduduk
usia kerja yang tidak sedang bekerja atau belum punya pekerjaan tetapi sedang
mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan usaha, sudah terima
bekerja tetapi belum bekerja dan mereka yang ingin kerja tetapi sudah
putus asa/ merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
Sumber Data Angka Pengangguran
Data statistik ketenagakerjaan dikumpulkan melalui kegiatan
Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) yang dilakukan oleh BPS di seluruh
Indonesia. Survei ini merupakan survei yang didesain khusus untuk memotret
kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Dari survei ini bisa dihasilkan data
ketenagakerjaan yang cukup lengkap.
